Kamis, 13 Jun 2024
xPasang iklan readnews
Iklan Top SE

Tambang Emas Ilegal Desa Air Panas Parimo Diduga Dibekingi Aparat

waktu baca 3 menit
Kamis, 28 Des 2023 13:50 0 1418 Yuyun

Parigi Moutong, Sultengeskpres.com – Maraknya aktivitas tambang emas ilegal dikabupaten Parigi Moutong tak sekedar berdampak buruk terhadap lingkungan. Tapi beresiko menimbulkan kerawanan sosial akibat rusaknya sejumlah lahan dan perkebunan warga.

Tak sampai disitu saja, aktivitas tambang ilegal tersebut seakan bebas beroperasi, diduga kegiatan terlarang ini dibekingi oknum aparat desa maupun aparat penegak hukum.

Hal ini terungkap saat tim investigasi sultengekspres.com mendalami keberadaan aktivitas tambang emas ilegal di desa Air Panas Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam penelusuran investigasi ditemukan indikasi dugaan keterlibatan aparat desa dan oknum aparat penegak hukum. Sebab sampai hari ini aktivitas ilegal tersebut masih terus berlangsung dan luput dari pengawasan aparat penegak hukum di Parigi Moutong.

Terungkap pula keberadaan pertemuan antara perwakilan tambang ilegal dengan warga desa yang diinisiasi oleh Kepala Desa Air Panas terkait laporan serius dari masyarakat yang menjadi korban pembuangan air limbah tambang emas ilegal tersebut pada hari Jum’at, (22/12/2023).

Lalu dilanjutkan pada pertemuan kedua pada rabu, (27/12/2023) malam di kantor Desa Air Panas. Yang juga melibatkan warga dan pelaku tambang ilegal.

Menurut keterangan Angga penanggung jawab tambang emas ilegal tersebut saat diwawancarai awak media ini melalui pesan whatsap, pertemuan tersebut menghasilkan butir kesepakatan soal ganti rugi lahan yang terdampak.

Sungguh disayangkan pertemuan tersebut semestinya membahas penghentian aktivitas tambang ilegal yang berdampak pada kerusakan lingkungan. Bahkan oknum pengelola tambang tersebut berani mencatut nama pejabat bupati Parigi Moutong.

Saat dikonfirmasi ke pejabat yang namanya dicatut mengatakan, bahwa dirinya tidak tahu menahu soal tambang tersebut sebab dirinya baru saja menjabat sebagai Pj. Bupati Di Parigi Moutong.

“Saya gak tahu menahu soal itu le, saya masih baru. Mereka mencatut nama saya untuk memuluskan aksinya. Segera saya akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan aparat setempat agar tambang ilegal ini segera ditutup,” Ujar Pj. Bupati Parigi Moutong Richard Arnaldo Djanggola. Kamis, (28/12/2023)

Suasana rapat antara pengelola tambang ilegal dan masyarakat Desa Air Panas. (Foto: Yuyun)

Sementara itu, menurut Kepala Desa Air Panas Ruslin saat dihubungi awak media ini mengatakan, jika dirinya awalnya mengira bahwa kegiatan ini sekedar untuk membuat jalan untuk olehraga offroad sebagaimana yang di infokan oleh Kepala Desa Lobu Mandiri kepadanya.

Namun kenyataannya malah lahan tersebut dijadikan tambang emas ilegal. Hal ini terungkap setelah dirinya mendapat laporan dari warga terkait kerusakan lahan perkebunan warga Desa Air Panas dan Desa Kayuboko akibat aktivitas tambang yang tidak memiliki izin.

“Saya gak tau pak kalau lahan itu dijadikan lahan tambang emas, warga saya resah akibat lahan pertanian dan perkebunan nya rusak. Awalnya saya kira untuk jalur offroad, ujar Kades Ruslin.

Lain halnya penjelasan warga yang mengikuti rapat pertemuan kedua dengan pengelola tambang, disinyalir Kades Air Panas dan aparat desa diduga ikut terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut.

“Kami heran mengapa masyarakat yang terdampak lahannya rusak akibat limbah tambang pada pertemuan pertama tidak dilibatkan pada pertemuan kedua oleh Kades. Dalam pertemuan tersebut pengelola tambang mengaku telah menyelesaikan ganti rugi terhadap pemilik lahan. Namun setelah di cek kebenarannya ternyata semua itu tidak benar. Lahan saya sendiri pun ikut menjadi korban dari penambangan ilegal ini,” ujar Handri warga Desa Air Panas. (yyn)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xPasang iklan readnews