Rabu, 12 Jun 2024
xPasang iklan readnews
Iklan Top SE

Pelaku Usaha Keluhkan Tegangan Listrik PLN Di Basuki Rahmat Naik Turun

waktu baca 2 menit
Minggu, 1 Okt 2023 23:14 0 999 Muhammad Rizky

Palu, Sultengekspres.com – Kondisi tegangan listrik yang sering naik turun di area jalan Basuki Rahmat dikeluhkan pelaku usaha. Pasalnya, hal tersebut telah berdampak pada usaha mereka.

Seperti yang dikeluhkan pemilik usaha Klinik Pratama Ayu Octa Aesthetic kepada Sultengekspres.com. Kondisi tegangan listrik yang kerap naik turun menyebabkan beberapa pelatan miliknya rusak.

“Entah kenapa tegangan didaerah ini sering naik turun. Peralatan usaha saya sudah beberapa yang rusak. Lampu sering berkedip2,” ujar Ayu Octa.

Ayu mengatakan jika dirinya sudah beberapa kali melaporkan hal ini ke pihak PLN namun masalah ini tidak juga teratasi. Bahkan menurutnya dirinya sempat meminta jalur sendiri agar tidak berbagi dengan pengguna lain, sayangnya hasilnya sama saja.

“Padahal petugas PLN telah membuatkan jalur sendiri, tapi tetap saja masih sering terjadi tegangan turun hampir setiap hari,” keluhnya.

Kejadian ini juga dirasakan salah satu warung pedagang sate Bang Tholib. “hampir tiap hari tegangan turun naik. Kami pikir PLN sedang melakukan perbaikan. Tapi kok hampir tiap hari. Semoga PLN punya solusi mengatasi masalah yang kami hadapi,” tutur owner Sate Bang Tholib.

Para pelaku usaha berharap PLN dapat merespon keluhan warga. Harapan para pelaku usaha ada solusi untuk mengatasi tegangan naik turun yang dirasakan mereka.

Sementara itu saat dikonfirmasi terkait hal ini ke petugas PLN melalui whatsap, Sultengekspres.com belum mendapatkan jawaban pasti terkait penyebab naik turun tegangan tersebut.

Usman karyawan PLN ULP Palu Kota mengatakan petugas PLN akan turun ke lokasi untuk menindak lanjuti informasi yang ditanyakan awak media.

“Jam berapa tim kami bisa temui bapak. Besok agar laporan tersebut bisa kami tindak lanjuti” tulis Usman di chat whatsap.

Anehnya, Usman juga menanyakan besaran eviden voltase tegangan dilokasi yang dilaporkan kepada awak media yang hendak mengkonfirmasi penyebab permasalahan tersebut. Padahal wartawan hanya ingin mengkonfirmasi permasalahan yang dikeluhkan warga, untuk kepentingan pemberitaan agar cover both side.

Di percakapan whatsap Usman juga melontarkan ungkapan yang dinilai membingungkan dan terkesan kurang nyaman ketika ditanyai wartawan. “Saya pikir wartawan itu punya wawasan yang luas,” tulis Usman.

“Loh kok?! Aneh juga ungkapannya itu. Sepandai-pandainya wartawan, mereka bukan orang teknis. Makanya ditanyakan ke ahlinya untuk mendapat informasi yang tepat,” ujar salah satu awak media yang sempat membaca chat tersebut kebingungan.

Tujuan konfirmasi ke narasumber untuk mendapat informasi yang jelas dan akurat, karena wartawan tidak bisa membuat opini sendiri dalam menulis berita. (mrh)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xPasang iklan readnews