Surya Getto, Managing Director Nusantara King Fruit, memiliki pengalaman dalam pengembangan industri pengolahan dan distribusi durian serta pengelolaan rantai pasok sektor pertanian. Sebelumnya, ia juga pernah menangani sektor hulu di TaniHub Group dengan fokus pada penguatan hubungan petani hingga rantai pasok.
Melalui kerja sama ini, KADIN Kabupaten akan berperan dalam memperkuat keterlibatan pelaku usaha lokal, UMKM, produsen, serta memastikan ketersediaan bahan baku. Sementara pihak industri akan mendukung aspek teknologi pengolahan, pengembangan produk, pengemasan, standardisasi, hingga strategi pemasaran.
Gubernur Sulawesi Tengah menilai hilirisasi menjadi langkah penting untuk mengubah pola ekonomi daerah dari penjualan bahan mentah menuju produk olahan yang memiliki nilai tambah.
Kesepakatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian “Deklarasi Perkarantinaan: Gerakan 1000 Pengusaha UMKM dari Bumi Tadulako Menuju Pasar Global”, yang mendorong UMKM dan pelaku usaha lokal naik kelas melalui inovasi, industri pengolahan, dan perluasan akses pasar.
Acara tersebut turut dihadiri Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, S.T., Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si., Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes., serta Ketua Umum KADIN Sulawesi Tengah Ir. Gufran Ahmad, S.T., M.T., IPM.
Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan pelaku UMKM, Sulawesi Tengah menargetkan lahirnya produk unggulan daerah yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga mampu membawa identitas Bumi Tadulako ke pasar global.





Tinggalkan Balasan