Palu, Sultengekspres.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah yang dikedepankan Gubernur Anwar Hafid adalah penguatan program BERANI Panen Raya.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani. Pemprov Sulteng menargetkan produksi padi dapat meningkat hingga sekitar 6 ton per hektare.

Anwar menilai panen raya tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan produksi pangan terus meningkat dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Panen raya yang kita lakukan hari ini adalah bukti nyata implementasi Program 9 BERANI,” kata Anwar saat menghadiri panen raya di Kabupaten Sigi.

Menurutnya, petani merupakan salah satu ujung tombak ketahanan pangan. Karena itu, pemerintah perlu memberikan dukungan melalui penyediaan sarana produksi, pendampingan, pengembangan infrastruktur pertanian hingga pembukaan lahan baru.