Palu, sultengekspres.com – Buaya muara, atau buaya payau (Crocodylus porosus), adalah salah satu predator terbesar dan paling ditakuti di dunia.

Hidup di perairan tropis seperti Asia Tenggara, Australia Utara, hingga Papua, spesies ini sering terlihat di Teluk Palu, menjadikan keberadaannya penting untuk diperhatikan.

Fakta Tentang Buaya Muara :

  • Ukuran Raksasa : Buaya ini bisa tumbuh hingga lebih dari 6 meter dengan berat melebihi 1.000 kilogram.
  • Habitat Variatif : Buaya muara hidup di muara, sungai, rawa, bahkan laut. Karena kemampuan ini, mereka disebut “buaya payau.”
  • Pemburu Ulung : Mereka adalah predator oportunistik, memangsa ikan, burung, hingga mamalia kecil, dan terkenal sabar saat berburu.
  • Perilaku Agresif : Buaya ini sangat teritorial dan dikenal mampu menjelajah jarak jauh di perairan.

Walaupun buaya muara masih ditemukan di beberapa wilayah, populasi mereka menghadapi ancaman akibat perburuan dan kehilangan habitat.

Sebagai spesies dilindungi, keberadaan mereka menjadi bagian penting dari keseimbangan ekosistem.

Peran Pemerintah dalam Keselamatan Warga
Menanggapi ancaman ini, pemerintah setempat, termasuk Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, aktif mengambil langkah pencegahan.

Hadianto Rasyid, yang dikenal dengan komitmennya dalam melindungi warga dan lingkungan, mendorong inisiatif seperti akan membangun menara pengawas di sekitar pantai.

Tujuannya adalah untuk memantau pergerakan buaya secara langsung dan memberikan peringatan dini demi keselamatan penduduk.

Sebagai Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid telah berkoordinasi dan mengirimkan surat resmi kepada kementerian terkait guna mencari solusi terbaik dalam penanganan perihal ini, juga dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menjaga keselamatan warga tanpa melupakan pelestarian buaya muara.

Langkah Pencegahan untuk Keamanan Warga

Untuk melindungi diri dari ancaman buaya muara, berikut adalah beberapa langkah pencegahan yang bisa diikuti warga :

  1. Hindari Beraktivitas Sendirian : Selalu berenang atau memancing bersama orang lain, terutama di area yang berpotensi ada buaya.
  2. Perhatikan Papan Peringatan : Jangan abaikan tanda-tanda peringatan yang menunjukkan keberadaan buaya di sekitar lokasi.
  3. Jauhi Habitat Buaya : Hindari sungai atau rawa-rawa yang menjadi tempat favorit buaya untuk berburu dan berjemur atau lokasi pantai yang telah diberi tanda oleh pemerintah.
  4. Aktivitas Saat Siang Hari : Hindari berada di dekat perairan saat senja atau malam, ketika buaya cenderung lebih aktif.
  5. Laporkan Jika Melihat Buaya : Segera informasikan kepada pihak berwenang jika melihat buaya di area permukiman.

Meningkatkan kesadaran akan keberadaan buaya muara adalah langkah krusial. Edukasi dan kehati-hatian menjadi kunci utama untuk menjaga keseimbangan antara keselamatan manusia dan kelestarian alam.