Terkait harga, Baris menyebutkan, untuk sementara belum ada harga resmi karena baru di launching, sehingga manajemen belum menetapkan harga.

Namun kata dia, bagi masyarakat kota palu dan daerah lain di Indonesia yang ingin membeli produk kelor PT. Kelo I Mangge, bisa datang langsung ke kantor pemasaran di Kota Palu, yang beralamat di jalan Bulu Masomba, Kelurahan Kawanua, Kecamatan Mantikulore.

“Untuk harga saat ini masih sementara kita rapatkan dengan tim, saat ini belum saya ekspose, karena kita sesuaikan dulu dengan kebutuhan masyarakat jangan dulu terlalu tinggi, jangan dulu terlalu rendah supaya kita juga tidak rugi dalam memproduksi,” ujarnya, di temui usai launching di kantor pemasaran, Senin (16/2).

Kata dia untuk bahan baku kelor sangat tersedia, karena PT Kelo I Mangge, memiliki lahan yang cukup luas dengan 80 ribu lebih pohon kelor yang di tanam.

“Bahan bakunya kita ambil di lahan milik kali di atas bandara Mutiara SIS Al Jufri, ada 80 ribu pohon, dan itu khusus kelor merah dan tidak ada kelor lain,” jelasnya.

Kata dia, manajemen PT Kelo I Mangge, saat melakukan penanaman pohon kelor, ada dua macam yakni dengan cara stek dan biji. Untuk biji, di tanam di daerah berarti, dan untuk stek di tanam di daerah agak kering.

Hal ini dilakukan lanjut dia, agar pertumbuhan pohon kelor mendapatkan nutrisi dengan baik. Jika di daerah lembab, sistem tanam yang dilakukan yakni dengan cara biji, namun jika di daerah agak kering di lakukan dengan cara stek.