Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan, mengapresiasi pelaksanaan Musda yang berjalan aman dan kondusif.
Menurutnya, Musda Demokrat Sulteng dapat menjadi contoh pelaksanaan Musda yang konstruktif dan penuh semangat konsolidasi.
“Musda kelima Partai Demokrat Sulawesi Tengah ini dapat dilaksanakan dengan aman, tertib dan lancar, dan mudah-mudahan menjadi salah satu model bagi Partai Demokrat di manapun berada,” ujarnya.
Sedangkan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan pencalonan Anwar Hafid secara aklamasi menjadi sinyal kuat kebangkitan Partai Demokrat di Sulteng.
Dirinya meminta agar kepengurusan baru nantinya segera dibentuk secara profesional dan mampu bekerja secara efektif hingga ke tingkat akar rumput.
“Saya ingin ke depan betul-betul semuanya adalah kabinet kerja, semuanya bekerja dan merepresentasikan seluruh wilayah kabupaten/kota di Sulawesi Tengah,” kata Herman.
Sekjen mendorong agar DPD segera mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi pasca-Musda.
Menurut Herman, kepemimpinan Anwar Hafid yang juga menjabat sebagai Gubernur Sulteng semakin memperkuat posisi Partai Demokrat di daerah.
“Ini tanda-tanda kejayaan Partai Demokrat di Sulawesi Tengah,” pungkasnya.





Tinggalkan Balasan