Ia juga mengajak masyarakat memperkuat toleransi dan kerukunan serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun Sulawesi Tengah.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa nilai Pancasila tidak hanya penting dalam kehidupan berbangsa, tetapi juga memiliki nilai universal untuk mendorong perdamaian dan keadilan.
Anwar menekankan bahwa perdamaian bukan sekadar tidak adanya konflik, tetapi juga terciptanya keadilan bagi seluruh masyarakat.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sekprov Novalina, jajaran Forkopimda, pejabat Pemprov Sulteng, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, Pramuka dan sejumlah mitra pemerintah.





Tinggalkan Balasan