“Kalau jalan lebar itu ke depan bisa semakin memudahkan kita, perekonomian semakin membaik dan lapangan pekerjaan juga bisa terbuka luas untuk anak-anak kita,” ujar Anwar.
Pengerjaan proyek ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 1,5 tahun. Dengan demikian, pada 2027 akses darat menuju Banggaiba diharapkan sudah dapat digunakan dengan kondisi jalan yang lebih representatif.
Anwar menegaskan pembangunan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ini merupakan komitmen kami agar masyarakat bisa merasakan betul dampak dari pemerintah,” katanya.
Pengembangan Boladangko-Banggaiba menjadi salah satu langkah Pemprov Sulteng dalam mendorong pemerataan infrastruktur dan meningkatkan konektivitas antarwilayah melalui program BERANI Lancar.





Tinggalkan Balasan