Ia juga mendorong agar ilmu pemerintahan tidak berhenti sebagai kajian akademis, melainkan diterapkan secara nyata untuk memperbaiki tata kelola dan pelayanan publik. MIPI diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi akademisi, praktisi, dan pemerhati pemerintahan.
Sementara itu, Ketua DPW MIPI Sulteng, Arfan, menyatakan kesiapannya membawa organisasi berkontribusi nyata dalam mengawal pelaksanaan program 9 BERANI di Sulawesi Tengah.
Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara kalangan akademisi dan pemerintah untuk mewujudkan tata kelola yang lebih baik serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Halaman





Tinggalkan Balasan