“Mari kita cari solusi sama-sama untuk kota kita ini agar semua pengusaha dan masyarakat bisa berjalan dan dapat dipermudah. Kita bisa lakukan takedown sementara sambil berkoordinasi dengan dinas terkait,” ujarnya.

Sementara Asisten II Rahmat Mustafa menyampaikan, berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah memberikan masukan dan solusi agar sisitem OSS dapat berjalan dengan baik.

“Semua OPD sudah menyampaikan beberapa alternatif. Yang jelas, percepatan layanan perizinan ini sangat penting. Salah satu opsi yang mengemuka adalah keluar sementara dari OSS untuk RDTR, dan itu akan kita percepat tindak lanjutnya,” kata Rahmat kepada Wartawan yang di temuin usai rapat.

Namun kata rahmat, pihaknya masih akan dikoordinasikan dengan instansi terkait guna memastikan kedepan dalam menjalankan sistem OSS tersebut tidak menyalahi ketentuan yang berlaku.