Palu, Sultengekspres.com — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menjadi momentum untuk memperkuat komitmen penegakan hukum yang adil dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Upacara yang digelar di halaman Kantor Kejati Sulteng tersebut dipimpin Kepala Kejati Sulawesi Tengah Zullikar Tanjung, S.H., M.H., sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti jajaran pejabat struktural, jaksa, pegawai, insan Adhyaksa, serta jajaran Kejari Palu dan Kejari Sigi.

Dalam amanat Jaksa Agung yang dibacakan Kajati Sulteng, ditegaskan bahwa tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” harus diwujudkan melalui kerja nyata.
Jaksa Agung mengingatkan bahwa kedaulatan tidak akan terwujud apabila hukum hanya menjadi tontonan. Karena itu, Kejaksaan dituntut berada di garda terdepan dalam memastikan hukum menjadi tuntunan yang memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat.
Penegakan hukum juga harus dilakukan secara objektif, adil, tanpa pandang bulu dan tanpa tebang pilih. Di saat yang sama, seluruh Insan Adhyaksa diminta menjaga integritas, soliditas serta mengesampingkan kepentingan pribadi dan ego sektoral.

Transformasi kelembagaan turut menjadi perhatian. Kejaksaan didorong meninggalkan pola kerja yang hanya berorientasi birokrasi dan prosedur menuju pelayanan yang lebih humanis, cepat dan memberikan dampak nyata.
Pemanfaatan teknologi juga dinilai penting untuk mendekatkan pelayanan hukum kepada masyarakat, dengan tetap menjadikan hati nurani sebagai bagian dari proses mewujudkan keadilan.
“Teruslah berkarya untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” demikian pesan Jaksa Agung yang disampaikan dalam amanatnya.
Momentum HUT ke-81 RI tersebut menjadi pengingat bagi jajaran Kejati Sulteng untuk terus memperkuat pengabdian dan menjaga kepercayaan publik melalui kerja profesional serta penegakan hukum yang berkeadilan.





Tinggalkan Balasan