Palu, Sultengekspres.com – Dunia usaha di Sulawesi Tengah kini bersiap memasuki babak baru yang lebih segar dan dinamis. Di bawah komando Ketua Umum Gufran Ahmad, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah tidak mau lagi terjebak dalam rutinitas organisasi yang kaku atau sekadar hadir di acara seremonial.
Puncak dari semangat baru ini bakal dibuktikan langsung lewat rangkaian acara akbar yang digelar pada Rabu, 16 September 2026. Agenda padat tersebut meliputi kegiatan Business Matching, Re-Opening Kantor Kadin Sulteng, hingga Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus baru.
Momentum ini diyakini menjadi sinyal kuat bahwa kemitraan strategis antara dunia usaha dan pemerintah daerah ke depannya bakal berjalan semakin harmonis, dinamis, dan berorientasi pada hasil nyata.
Dari Rapat Perdana Menuju Aksi Nyata
Semangat perubahan ini sejatinya sudah mulai dirintis sejak rapat perdana pengurus Kadin Sulteng yang dihelat di Palu pada Kamis, 10 September 2026 lalu. Dipandu langsung oleh Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Kadin Sulteng, Dr. Ihksan Syarifuddin, pertemuan tersebut bukan sekadar ajang ngobrol santai antarpengurus.
Lebih dari itu, rapat ini sukses memetakan arah kerja organisasi dengan mengusung prinsip “Kadin Berani Sulteng Nambaso, dari Kolaborasi Menuju Prestasi.”
Gufran Ahmad selaku Ketua Umum menekankan bahwa pengurus Kadin saat ini harus punya komitmen waktu dan keseriusan tinggi. Ia berkaca pada dinamika Kadin pusat yang hampir tiap pekan rutin menggelar rapat koordinasi.
“Di Kadin pusat paling sering rapat. Setiap pekan ada rapat. Karena itu, pengurus Kadin harus punya luang waktu yang cukup,” ujar Gufran.
Meski undangan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus membanjir sejak ia terpilih pada Mei 2026 lalu, Gufran memastikan setiap agenda bakal disikapi secara proporsional dan didiskusikan matang-matang secara internal. Bahkan, ia ingin suasana kerja di Kadin dibangun lebih cair tanpa harus selalu lewat forum formal yang kaku.





Tinggalkan Balasan