“Bisa ngopi pagi di kantor. Bicara kolaborasi menghasilkan cuan. Itu yang selalu kita diskusikan,” celoteh Gufran menggambarkan pendekatan santai namun produktif yang ingin ia terapkan.

Lima Dimensi Strategis dan Peran 19 Wakil Ketua Umum

Agar gerak organisasi semakin terarah, Kadin Sulteng membagi fokus kerja ke dalam lima dimensi strategis. Ruang kerja bersama ini nantinya akan diemban oleh 19 Wakil Ketua Umum (WKU) yang masuk dalam susunan kepengurusan baru.

Adapun kelima dimensi strategis tersebut meliputi :

  • Organisasi, Hukum, dan Komunikasi
  • Infrastruktur, Energi, dan Lingkungan Hidup
  • Perekonomian, Perdagangan, dan Investasi
  • UMKM, Industri, dan Ekonomi Kreatif
  • Pembangunan Manusia, Kesehatan, dan Ketenagakerjaan

Menurut Ketua OKK Dr. Ihksan Syarifuddin, kehadiran 19 WKU ini bukan sekadar ajang memperbesar struktur atau pajangan nama di atas kertas. Masing-masing figur dituntut aktif bekerja sesuai bidangnya agar Kadin mampu menjembatani komunikasi yang efektif dengan pemerintah, investor, perbankan, kampus, hingga pelaku UMKM lokal.

“Berkadin hari ini tidak seperti berkadin masa lalu. Dan sekarang kita bisa buktikan,” tegas Ikhsan penuh percaya diri, sembari menyebut pembenahan fisik kantor juga dilakukan agar pengurus memiliki tempat yang representatif untuk melahirkan ide-ide cemerlang.

Puncak dari seluruh persiapan matang ini bakal tersaji pada hari Rabu, 16 September 2026. Acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Kadin Sulteng dijadwalkan bakal dihadiri dan dilantik langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.

Tidak hanya sebatas seremoni pelantikan, rangkaian acara ini juga dirangkai dengan agenda Business Matching dan pembukaan kembali (re-opening) kantor Kadin Sulteng yang baru saja dipercantik. Kombinasi kegiatan ini dipandang banyak pihak sebagai sinyal kuat bahwa kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah di Sulawesi Tengah siap dibawa naik kelas.

Gufran Ahmad sendiri optimis bahwa potensi sumber daya manusia (SDM) di Sulawesi Tengah sangat melimpah. Tugas utama Kadin ke depan adalah mengelola potensi tersebut, memberikan ruang gerak seluas-luasnya bagi pengusaha lokal, dan mengubah setiap peluang menjadi rantai ekonomi yang menyejahterakan masyarakat luas.

Dengan semangat Kadin Berani Sulteng Nambaso, pesannya sudah sangat jelas : Kadin Sulteng enggan berhenti hanya pada wacana dan tumpukan proposal rapat. Kolaborasi harus berujung pada kerja nyata, kerja nyata harus melahirkan peluang bisnis, dan peluang tersebut wajib bermuara pada prestasi serta peningkatan kesejahteraan daerah. Kita tunggu gebrakan selanjutnya!