Palu, Sultengekspres.com — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kekeringan di Sulawesi Tengah, Senin (31/8/2026), di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulteng.
Rakor digelar untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah bersama Forkopimda dan instansi terkait dalam mencegah meluasnya karhutla serta dampak kekeringan di sejumlah wilayah.
Anwar Hafid menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan langkah yang lebih masif, cepat, dan terkoordinasi. Ia meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan, terutama memasuki September setelah kasus kebakaran meningkat seiring puncak kekeringan pada Agustus.
“Langkah-langkah yang sudah kita lakukan baik di tingkat kabupaten kota bisa lebih sinergi lagi sehingga kita bisa mengantisipasi dampak kerugian yang lebih besar,” ujar Anwar.
Berdasarkan laporan BPBD Sulteng hingga 28 Agustus 2026, karhutla terjadi di sejumlah daerah, antara lain Kota Palu, Tojo Una-Una, Banggai, Donggala, Parigi Moutong, Tolitoli, Poso, dan Buol.





Tinggalkan Balasan