Kabupaten Tojo Una-Una menjadi salah satu wilayah dengan kejadian cukup besar, dengan lahan terbakar di sejumlah lokasi mencapai sekitar 83 hektare. Sementara di kawasan Poboya, Kota Palu, tercatat kebakaran sekitar satu hektare.

Gubernur menyebut terdapat korelasi kuat antara kondisi kekeringan dan meningkatnya karhutla. Meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah, ia meminta kewaspadaan tetap dijaga selama kondisi kering masih berpotensi berlangsung.

“Kita khawatir jangan sampai Agustus ke September ini akan terjadi lonjakan,” tegasnya.

Rakor turut dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah kabupaten, perangkat daerah, BKSDA, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan serta instansi terkait lainnya. Pemerintah berharap koordinasi lintas sektor mampu mempercepat penanganan sekaligus mencegah meluasnya dampak karhutla terhadap masyarakat dan lingkungan.