Pemprov Sulteng melalui BPBD juga mengerahkan alat berat, menyiapkan tenda darurat, menyalurkan bantuan logistik serta mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Di sektor kesehatan, tim medis disiagakan di sejumlah titik untuk menangani warga yang membutuhkan pertolongan sekaligus mengantisipasi dampak gempa susulan.

Reny menegaskan pemerintah akan terus berada di lapangan hingga penanganan darurat dan pemulihan masyarakat berjalan dengan baik.

“Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi,” ujarnya.

Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulteng memastikan masyarakat terdampak tidak menghadapi situasi pascabencana sendirian, dengan penanganan dilakukan secara terpadu bersama BPBD, tenaga kesehatan, aparat keamanan dan pemerintah daerah.