“Semua bagian dari komoditas harus memiliki nilai ekonomi. Dengan hilirisasi, masyarakat tidak hanya menjual bahan mentah tetapi mendapatkan manfaat yang lebih besar,” ujar Reny.

Duta Besar Jerman Ralf Beste menyambut peluang tersebut dan menyatakan kesiapan negaranya memperluas kerja sama dengan Sulawesi Tengah. Selain pertanian dan perkebunan, Jerman juga melihat peluang pada sektor mineral.

Menurut Ralf, Kedutaan Besar Jerman siap mempertemukan perusahaan-perusahaan Jerman dengan pelaku usaha di Sulteng untuk menjajaki peluang investasi yang saling menguntungkan.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak sekadar menghadirkan investasi, tetapi juga membawa transfer teknologi, peningkatan kapasitas SDM, penguatan rantai pasok dan hilirisasi, sehingga kekayaan alam Sulteng dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Pertemuan ditutup dengan penyerahan plakat kepada Duta Besar Jerman sebagai simbol penguatan hubungan dan komitmen kerja sama kedua pihak.