Targetnya bukan sekadar mengirimkan kontingen, tetapi mampu bersaing dan memberikan prestasi bagi Sulawesi Tengah.
Sebagai bentuk dukungan, Anwar menyatakan pemerintah provinsi akan memberikan dana pembinaan kepada tim Sulawesi Tengah yang nantinya berangkat mewakili daerah pada kompetisi tingkat nasional.
Sulteng Punya 53 Klub
Penguatan pembinaan usia muda dinilai penting karena Sulawesi Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan sepak bola.
Saat ini terdapat 53 klub sepak bola di Sulawesi Tengah. Sebanyak 52 klub merupakan peserta Liga 4 amatir, sementara satu klub profesional, Donggala United, berlaga di Liga 3.
Namun, kompetisi usia muda yang berlangsung secara rutin masih terbatas. Kondisi tersebut membuat penguatan ekosistem kompetisi menjadi pekerjaan bersama pemerintah, Askab, Askot, KONI, sekolah, klub dan insan sepak bola.
Anwar menegaskan, pembinaan tidak boleh berhenti setelah satu turnamen selesai.
“Yang kita bangun bukan hanya kejuaraan untuk mencari siapa yang menjadi juara hari ini. Yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak kita benar-benar dibina untuk menjadi atlet yang profesional,” tegasnya.
Ia juga meminta para wasit dan perangkat pertandingan menjalankan tugas secara profesional agar kompetisi menjadi ruang belajar yang sehat bagi para pemain muda.
Setelah menyampaikan sambutan, Anwar Hafid secara resmi membuka Piala Soeratin U-15 dan U-17 Seri Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kompetisi Piala Soeratin U-15 dan U-17 Seri Provinsi Sulawesi Tengah memperebutkan Piala Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, dengan resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya.
Piala Soeratin diharapkan menjadi momentum awal untuk membangun sistem pembinaan sepak bola Sulawesi Tengah secara berkelanjutan, sekaligus membuka jalan lahirnya lebih banyak talenta muda yang mampu membawa nama daerah ke panggung nasional.





Tinggalkan Balasan