Menurutnya, jalan Hasanuddin cukup lebar (luas 11 meter) untuk di lalkui oleh kendaraan walaupun ada kendaraan baik roda empat maupun dua terparkir di sisi kana dan kiri jalan.

“Kendaraan itu kalau di parkir pun seperti biasa kiri kanan cuma memakan sekitar 4,4 meter saja, berarti masih ada 6,6 meter lagi. jangankan mobil, kendaraan tronton (truck besar) pun hasil bisa lewat. Sehingga secara teknis harusnya tidak ada kendala,” jelasnya.

Menurut Ko Roni, jika berbicara keadilan pihaknya merasa tidak adil, karena beberapa tempat di Kota Palu terutama di jalan balai Kota Selatan sering terjadi macet, karena di sisi kiri dan kanan jalan kendaraan baik roda dua maupun empat terparkit bebas.

“Di Walikota macetnya bukan main, sangat macet. Itu fakta, jadi saya minta keadilan. Kalaupun ada kemacetan di jalan Hasanuddin, kami ada tukang parkir yang mengatur, dan kami yang bertanggung jawab,” katanya.

Menurutnya, p[ihaknya sudah beberapa kali mengirim surat ke Walikota, untuk meminta solusi, manun ttidak ada solusi, sehingga pihaknya mengirim surat ke DPRD Kota palu untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

“Kami berharap Dewan yang terhormat ini, bisa mencari jalan terbaik. Bantulah kami, dengan kondisi ekonomi yang tidak bagus saat begini jangan kami dikasih kebijakan yang membuat kami mati, jadi dengan adanya RDP ini, saya sangat berterima kasih. Artinya, DPRD dengan sigap dan cepat menanggapi surat kami,” ucapnya.

Sedangkan pihak Balai Transportasi Darat Kementerian Perhubungan menjelaskan, terkait jalan nasional, pihak balai yang memiliki kewenangan untuk melaksanakan fungsi pengawasan terhadap keamanan, dan keselamatan lalu lintas angkutan jalan, sesuai UU nomor 23.

Menurutnya, keselamatan jalan dan rekayasa di jalan nasional menjadi kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

Untuk membuktikan jika jalan Hasanuddin layak di berlakukan parker sisi kiri dan kanan jalan, para pedagang yang di wakili Ko Roni, anggota DPRD Palu, Dinas Perhubungan Palu dan Balai Pengelola Transportasi Darat, melakukan peninjauan langsung di jalan Hasanuddin.