Di antaranya beasiswa untuk 100 mahasiswa S2, 20 mahasiswa S3, 10 mahasiswa dokter spesialis, serta bantuan penyelesaian studi bagi 300 orang.
Dukungan juga diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu melalui pembiayaan SPP. Pada 2025 anggarannya mencapai Rp1,09 miliar dan meningkat menjadi Rp1,75 miliar pada 2026.

Tak Hanya Beasiswa Mahasiswa
Program pendidikan Pemprov Sulteng juga mencakup beasiswa CERDAS ISTIMEWA dan BAKAT ISTIMEWA.
Anggaran untuk program tersebut meningkat dari sekitar Rp4,34 miliar pada 2025 menjadi Rp4,52 miliar pada 2026.
Sementara pembiayaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) dan Praktik Kerja Industri (Prakerin) bagi siswa SMK dialokasikan Rp39,95 miliar pada 2025 dan Rp21,56 miliar pada 2026.
Pemprov Sulteng juga memberikan perhatian terhadap guru, ASN dan pendidik profesi. Anggarannya meningkat cukup signifikan, dari Rp1,857 miliar pada 2025 menjadi sekitar Rp5,23 miliar pada 2026.
Untuk mendukung pendidikan berbasis digital di SMA dan SMK, dialokasikan Rp480 juta pada 2025 dan sekitar Rp430 juta pada 2026.
Sedangkan bantuan seragam sekolah bagi siswa SMA, SMK dan sederajat dari kelompok desil 1 hingga 5 dialokasikan Rp5,09 miliar pada 2025 dan Rp1,785 miliar pada 2026.
Jika seluruh komponen tersebut dijumlahkan, total anggaran yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan BERANI CERDAS mencapai Rp178,837 miliar pada 2025 dan Rp355,261 miliar pada 2026.
Firmanzah menyebut angka tersebut setara sekitar 7,28 persen dari APBD Sulawesi Tengah sebesar Rp4,7 triliun.
Target Satu Rumah Tangga Satu Sarjana
Gubernur Anwar Hafid dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar masyarakat sekaligus investasi jangka panjang untuk meningkat





Tinggalkan Balasan