Dari lapangan hijau, agenda kunjungan gubernur berlanjut ke kegiatan keagamaan.
Anwar Hafid dijadwalkan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dipusatkan di Desa Kalangkangan, Tolitoli.
Dua agenda tersebut memperlihatkan pendekatan berbeda namun memiliki tujuan yang sama, yakni membangun kedekatan pemerintah dengan masyarakat.
Jika lapangan sepak bola menjadi ruang berkumpulnya generasi muda, peringatan Maulid Nabi menjadi ruang memperkuat silaturahmi dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Hadir Langsung di Tengah Masyarakat
Kunjungan Anwar Hafid ke Tolitoli juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat komunikasi dengan pemerintah kabupaten dan masyarakat di daerah.
Kehadiran langsung kepala daerah provinsi dinilai penting untuk menjaga hubungan antara pemerintah provinsi dan kabupaten, sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Agenda kunjungan yang memadukan kegiatan olahraga dan keagamaan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga membutuhkan kebersamaan masyarakat.
Bagi Tolitoli, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus mendorong berbagai kegiatan masyarakat agar terus berkembang.
Anwar Hafid pun menempatkan kunjungan ke daerah sebagai bagian dari upaya memastikan pemerintah tidak hanya hadir melalui program, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat.
Dari Tolitoli, pesan yang dibawa sederhana: generasi muda perlu diberi ruang untuk berprestasi, sementara persaudaraan dan kebersamaan masyarakat harus terus dijaga.





Tinggalkan Balasan