Misi tersebut memiliki keterkaitan dengan berbagai agenda prioritas nasional, mulai dari penguatan sumber daya manusia, swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, pemerataan ekonomi hingga desa, reformasi birokrasi, penguatan harmoni sosial hingga perlindungan lingkungan.
“Dengan demikian, setiap program Asta Cita yang dijalankan di daerah pada dasarnya adalah bagian tak terpisahkan dari capaian 9 BERANI itu sendiri,” ujarnya.
Rakor juga menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan 9 Program BERANI. Pemerintah daerah melakukan evaluasi capaian, mengidentifikasi hambatan serta menyusun langkah percepatan dan perbaikan program.
Gubernur mengingatkan agar keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan atau terserapnya anggaran.
“Jangan sampai kita merasa berhasil hanya karena program sudah dilaksanakan. Ukuran keberhasilan kita adalah ketika masyarakat merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Karena itu, koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten dan kota dinilai penting untuk mencegah tumpang tindih program sekaligus memperkuat intervensi pada sektor-sektor prioritas.
Potensi Besar Sulteng Harus Dikelola Bersama
Gubernur juga mengajak seluruh kepala daerah dan jajaran birokrasi memperkuat kolaborasi dalam mengelola potensi Sulawesi Tengah yang besar di sektor pertanian, industri, pertambangan, kelautan dan perikanan, serta pariwisata.
“Visi besar kita harus diterjemahkan menjadi kerja bersama. Tidak ada program yang bisa berhasil kalau dikerjakan sendiri. Kita harus bergerak dalam satu arah, dengan semangat yang sama, untuk mewujudkan Sulteng Nambaso,” ujarnya.
Melalui rakor tersebut, Pemprov Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya memperkuat sinkronisasi kebijakan nasional dan daerah, mempercepat pelaksanaan 9 Program BERANI serta memastikan setiap agenda pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota, Sulawesi Tengah diharapkan mampu mempercepat pencapaian pembangunan menuju daerah yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.
Sulteng Nambaso.





Tinggalkan Balasan